Aku masih terduduk manis di tempat ini. Melihat pemandangan yang tak begitu asing di memory ku, pemandangan yang sering muncul bersama orang itu tapatnya dengan lelaki itu. Lelaki yang sering ku panggil dengan sebutan sahabat. Namun akhir-akhir ini tak jarang kami bertemu lagi mugkin dia terlalu sibuk dengan kekasih barunya itu masih teringat jelas ketika dia kena tamparan panas oleh seorang gadis karna melihat kami duduk berduaan di tempat ini dan dengan posisi kepalanya jatuh tepat di pundak ku. Gadis itu kira aku selingkuhannya. Maklum lah lelaki ini sedikit playboy.
"Aku benci tau gak sama kamu!"
PLAAAKKKK!!!
Begitu terdengar keras bahkan aku sendiri mampu merasakan pedasnya tamparan itu walaupun bukan untuk ku tamparan itu di tunjukan.
"Hey, kamu kenapa?" tanya lelaki di samping ku sembari memegangi pipinya yang terlihat sedikit ada ceplakan jemari tangan gadis itu.
"Kenapa? Kamu masih tanya kenapa? Dia siapa? Selingkuhan kamu kan?" ucap gadis ini dengan nada tinggi dan menunjuk kearah ku. Aku hanya dapat memasang wajah bingung. Aku? Kekasihnya? Mana mungkin, hey aku ini hanya sahabat nya bukan seligkuhannya.
"Dia bukan selingkuhan aku!"
PLAAAKKKK!
kali ini gadis ini menampar pipi lelaki sebelahnya dan lelaki di sampingku kini memegang kedua pipinya.
"Aku minta putus ! Kita putus!!" ucap gadis ini dan pergi menjauh dari tempat kami. Lelaki di sampingku berdiri dari duduknya dan berkata...
"Oke kita putus!!" Ucapnya dan duduk kembali di sebelahku
Sembari memasang wajah masam. Aku geram dengan lelaki di samping ku bukannya kejar gadis itu tapi malah diam saja dan menerima ucapannya aku sendiri menjadi tak enak hati.
"Rio! kamu gimana sih, kejar dong cewe itu!" ucap ku mendorong-dorong pundaknya.
"Buat apa? Orang dia udah minta putus!" ucapnya enteng.
"Kamu gimana sih jadi cowok. Pantes mantan kamu banyak! Cewe itu pengennya di perjuangin bukannya di lepasin gitu aja" omel ku kepadanya.
"Mending aku dong punya mantan banyak dari pada kamu gak punya mantan" ledeknya ke arah ku.
"Yeh dari mana kata mendingnya buat kamu! Peleceh cinta itu namanya. Mendingan juga aku dong" balas ku.
"Mangkannya lepasin Cinta kamu!"
"Gw benci cinta!"
"Yaudah Mangkannya cari pacar dong" cibirnya.
"Engga ah entar di bikin sakit hati lagi sama cowok semacam kamu!"
"Yeh cinta gak kaya gitu tau
Tidak ada komentar:
Posting Komentar