"Hai ka.." ucap lelaki berparas tampan duduk di sebelah ku. Sedangkan aku hanya membalasnya dengan senyuman.
"Kenapa ka?" tanyanya lagi ke arah ku.
"Pusing.." jawab ku singkat sembari mengipas-ngipas dengan telapak tangan ku.
"Nih..." ucap lelaki ini memberikan sebotol air mineral ke padaku. Tau saja kalau aku lagi haus. Aku pun mengambilnya dari tangannya, jika di lihat lelaki ini sangat tampan parasnya, dia juga begitu manis, dia tak berkulit putih namun berkulit sawo matang namun senyumannya sangatlah meneduhkan. Tatapannya juga seperti air yang mengalir. Damai.
"Nih makasih yah.." ucap ku memberikan kembali air mineralnya.
"Gausah buat ka senja aja!" sahutnya sembari tersenyum ke arah ku.
"Lo tau nama gw?" tanya ku. Dia tak menjawab hanya tersenyum ke arah ku.
"Galih..!" Tiba-tiba saja ada seorang lelaki yang masuk ke dalam bus memanggil sebuah nama 'Galih' yah kurang lebih nama itu lah yang ku dengar. Dan lelaki berparas tampan di sampingku ini melambaikan tangan ke arah lelaki itu. Sontak membuat ku menengok ke arahnya. Sadar bahwa sedang di perhatikan ia pun menengok ke arah ku dan tersenyum sebelum ia beranjak pergi meninggalkan ku dan botol mineral yang ia berikan.
"Oh namanya Galih" gumam ku dan meminum kembali air yang di berikannya saat ku tahu kalau botol yang ku pegang tak ada isinya aku pun langsung membuangnya dan kembali merasakan rasa pusing yang tiba-tiba muncul kembali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar