Rabu, 09 November 2016

cinta yang salah

Dia seseorang yang tak pernah benar-benar mengetahui apa itu cinta. Dia seseorang yang tak pernah percaya akan hal mengenai cinta. Dia perempuan yang unik, dia adalah perempuan yang begitu memiliki jiwa tegas seperti  warna kesukaanya ‘Merah’.

“Iya gitu Len. Kalo menurut lu gimana?” Tanya seorang perempuan disuatu tempat makan.

“Lu salah Rin kalo Tanya begituan ke Lena. Dia mana tau sih soal Cinta” saut seorang perempuan yang juga berada di tempat yang sama.

“Eh jangan macem-macem yah sama gw. Cinta itu ada banyak versi. Cinta kepada Sang Pencipta, Cinta kepada Keluarga dan Cinta antara Dua Insan. Tinggal cinta mana yang mau di bahas.” Sahut Lena sembari meminum sebuah Air Mineral yang sudah berada di meja tersebut.

“Versi yang terakhir” ucap perempuan lainnya. Lena hanya membalasnya dengan cibiran. Semua temennya sudah tahu bahwa Lena adalah perempuan yang begitu payah dengan cinta yang satu itu. Ia sama sekali tidak pernah percaya bahwa cinta ataupun cinta sejati di antara dua orang insan itu ada, ia sama sekali tidak mempercayainya.

“Kan bener apa kata gw, dia mah gatau” sahut temannya

“Udah ah gw ga mau bahas begituan” ucap Lena.

“Kan bener lagi apa kata gw. Dia mana mau sih bahas-bahas begituan” ucapnya lagi.

“Lu sekali lagi ngomong gw lempar nih botol ke lu yah” sahut Lena.

“Hahahaha, udah Len sabar, lu jangan marah-marah mulu” ucap temannya.

“Sangar lu, jangan sangar-sangar Len kapan mau punya pacarnya.” Ucap yang lain.

“Sial!” ujar Lena . dan seketika semua temannya pun tertawa menertawainya.

Namanya Lena permatasari. Anak pertama dari Tuan Sean dan Nyonya Sean. Ia memiliki 5 sahabat yang telah berjalin sejak masa-masa SMA. Mereka semua telah mengetahui sifat masing-masing. Namun jarang sekali mereka dapat berkumpul bersama layaknya seperti ini. Tujuan kampus yang berbeda salah satu alas an yang membuat mereka jarang sekali untuk bisa berkumpul bersama namun, tali persahabatan itu masih dapat dijalin dengan baik.

Walaupun pertengkaran sering terjadi di antara mereka, namun mereka berlima dapat bersama kembali seolah tidak terjadi apa-apa. Semoga ini akan terus berjalan dengan semestinya.

***

“Hai, apa kabar Len?”

“Baik”

“Ceritakan sesuatu kepada ku, sebuah cerita saja. Aku ingin mendengarnya” ucap seorang perempuan yang baru saja tiba.

“Cerita apa?” Tanya Lena.

“Apa saja, cerita yang kau buat. Ayolah aku sedang suntuk ” ujarnya,

“Baik lah, dengar kan cerita ini saja” ujar Lena.



***

Ketika itu ada seorang lelaki yang begitu tampan, tapi Ia begitu pengecut. Ia membuat seorang gadis menunggu begitu lama. Bukan menunggu untuk di jemput di suatu tempat, melainkan menunggu lelaki itu untuk membuka hatinya untuk perempuan ini. Lelaki ini memiliki paras yang bukan hanya tampan, tetapi juga manis dan menarik. Tubuhnya yang tinggi dan tak begitu berisi membuatnya semakin terlihat keren.

Sebenarnya lelaki ini menyukai perempuan itu, hanya saja seperti yang ku bilang barusan, Ia begitu pengecut untuk mengungkapkannya. Memang sungguh aneh Mereka saling mencintai satu sama lain namun, mereka sama-sama diam menutupi perasaan mereka masing-masing.

Sampai suatu hari, lelaki ini benar-benar memberanikkan diri untuk mengungkapkan semua. Semua isi hatinya, setelah ia mencoba menaruh hati kepada perempuan lain Ia tak bertahan lama dan akhirnya Ia memutuskan untuk mencoba memberanikan diri untuk menjemput hati yang telah lama menunggunya.

“Aku ingin bicara dengan mu sebentar, bisa?” ujar lelaki ini yang memiliki nama lengkap Lukas pratama.

“Tentu” sahut perempuan ini dan berjalan kearah depan . Ia memiliki nama lengkap Meriana. Perempuan yang begitu manis parasnya dan begitu memiliki hati yang lembut

“Maaf kan ” ujar lelaki itu tiba-tiba.

“Untuk apa?” Tanya Ana, ia benar-benar tidak mengerti apa yang sedang lelaki di hadapannya ini bicarakan.

“Membuat mu menunggu” ujarnya. Ah tiba-tiba perempuan ini yang langsung menundukan pandangannya. Sekarang Ia mengerti apa yang sedang Lukas bicarakan.

“Lupakan saja” ujar Ana.

“Tidak bisa, Aku pun memiliki rasa yang sama seperti mu, hanya saja Aku terlalu pengecut untuk mengungkapkannya. Dan terus berlari menjauh seolah aku tak pernah mencoba menengok kebelakang dan melihat bahwa ada yang menunggu ku” ujar Lukas menatap Ana.

“Maaf kan Aku” ujar Lukas menyentuh lengan Ana.

“Bagaimana Aku bisa marah dengan mu. Kau tak perlu meminta maaf” sahut Ana.

“Maukah kamu menjadi kekasih ku?” Tanya Lukas. Dan Ana pun mengangguk menyetujui pertanyaan Lukas. Mulai semenjak itu mereka menjalin kasih.

Canda dan tawa pun mulai hadir di antara mereka berdua, Lukas begitu menyayangi Ana dan sebaliknya. Kebahagiaan mulai menyelimuti mereka. Mereka saling menghargai satu sama lain. Mereka selalu bersama, pergi berjalan bersama, bermain dan berkumpul dengan teman bersama. Intinya mereka sangat begitu bahagia. Sampai suatu hari sesuatu terjadi.

Mariana pergi menghilang. Ia pergi meninggalkan Lukas tanpa sepatah kata pun, ia pergi tanpa memberikan kabar kepada Lukas, bahkan Lukas sendiri tidak tau kemana Ana pergi. Ia seperti lelaki yang kehilangan arah, kenapa ketika Ia benar-benar menemukan perempuan yang dapat membuatnya mencintainya kenapa harus menghilang. Ana pergi begitu saja dan membuat Lukas kecewa.

Lukas menunggunya, 1 tahun, 2 tahun, 3 tahun, Lukas masih menunggunya. Mencoba mencari obat untuk luka hatinya. Berharap Ana akan kembali menemuinya dan kebahagian menyelimuti mereka kembali tapi.. harapan itu musnah sampai tiba tahun ke-5. Ana tak kunjung juga datang. Lukas menjalani hari-hari tanpa Ana, Ia berkumpul dengan teman-temannya masih sama seperti dulu, hanya saja kali ini ada yang berbeda, Ia tak alagi bersama Ana, entahlah dimana gadis itu saat ini. Ia sangat-sangat merindukannya. Sampai ketika di tahun ke-6 dia hadir. Bukan Ana melainkan orang lain. Selama 6 tahun, dial ah yang mencoba menghibur Lukas mencoba mengobati hati Lukas dan butuh waktu 6 tahun untuk membuktikan bahwa Ia dapat menggantikan sosok Ana di hati Lukas.

Perempuan itu bernama veronica, ia yang mencoba menghibur Lukas selama 6 tahun. Ia tak benar-benar bermaksud untuk merebut Lukas, tidak. Sebagai teman, Ia hanya ingin menghibur Lukas dan membuat lelaki itu bangkit dari keterpurukannya. Ia geram melihat Lukas yang tiba-tiba menjadi pendiam dan mulai tak seasik dulu, itu sebabnya Ia mencoba menghibur Lukas dan Ia tidak bermaksud untuk menjatuhkan hatinya kepada Lukas, cinta ini datang dengan sendirinya tanpa ia sadari sebelumnya.

Sama halnya seperti yang dirasakan oleh Lukas, lelaki ini mulai mencintai perempuan lain, Ia tak tahu bagaimana Ia bisa mencintai perempuan lain selain Ana, rasa cinta ini sama halnya ketika ia mencintai sosok Ana. Ia tak tahu mengapa bisa. Ia hanya mulai terbiasa dengan situasi ini, lebih tepatnya rasa nyaman itu muncul dengan sendirinya tanpa ia sadari. Sampai Ia merasakan bahwa kali ini Ia tidak akan mengulang kesalahan untuk yang kedua kalinya. Teman-temannya telah mengetahui bahwa Lukas dan Veronica saling suka satu sama lain. Mereka juga tidak ingin melihat Lukas terus-terusan sakit karena kepergian Ana, dan mereka semua setuju dengan hubungan Lukas dan Veronica.

Awalnya Veronica menolaknya, Ia tidak ingin menjalin kasih dengan Lukas walaupun ia mengakui bahwa dirinya memang memilliki rasa kepada Lukas namun, ada sesuatu hal yang Ia takuti, bagaimana dengan Ana. Namun kisah Ana dan Lukas sudah selesai.

“Ica” panggil Lukas.

“Iya?” sahut Veronica.

“Gw tau mungkin gw salah punya rasa ini ke lu, tapi sumpah ini bukan hanya sekedar pelampiasan. Lu ngebuat gua  bener-bener move on dari Ana. Gw suka lu Ca” ujar Lukas mentap Veronica.

“Kalo lu ngerasa ini semua salah, yaudah gausah di tanggapi. Lupain semua nya daripada akhirnya sakit.” Ujar veronica.

“Enggak, gw gak akan melakukan hal yang bodoh lagi untuk kedua kalinya. Kali ini gw gamau kehilangan orang yang gw suka lagi, gw suka sama lu, gw sayang sama lu, gw cinta sama lu. Lu mau kan mulai semuanya dari awal sama gw?” ujar Lukas dengan menggenggam tangan Veronica.

“Gw pun merasakan hal yang sama” ujar Veronica pelan.

“Would you be my girlfriend?” Tanya Lukas.

“Yes I would ” sahut Veronica. Lukas pun segera memeluk Veronica. Kali ini Ia tidak akan melepaskan pemilik hatinya. Dan mulai saat itu kebahagiaan Lukas hadir kembali namun, kali ini dengan orang yang berbeda. Veronica wanita yang berhasil menggantikan posisi Ana di hatinya.

Semua berjalan begitu indah, lagi-lagi Lukas merasakan bahagia yang begitu mendalam, teman-temannya pun ikut bahagia melihat Lukas sudah mulai kembali seperti semula. 3 tahun pun berjalan begitu dengan indah, begitu penuh dengan kebahagiaan. Bungan, hadiah, boneka, semua yang begitu sangat special selalu di berikan Lukas kepada Veronica. Hatinya sudah penuh dengan nama Veronica.

Kali ini berbeda dengan yang ssebelumnya, jalinan hubungan kali ini dengan Veronica lebih terkesan santai namun asik, veronica adalah teman, musuh bertengkar, sahabat sekaligus pacar yang begitu sempurna untuk Lukas. Ia tak manja seperti layaknya perempuan lain. Ia cewe yang tegar, kuat, hebat, dan unik. Lukas sangat mencintainya. Sangat dan begitu sangat. Kali ini bahagianya begitu sangat bahagia.

Namun di tahun ke-4 setelah Mereka menjalin kasih, seseorang menemui Veronica. Dia adalah Ana, Ia datang kembali untuk bertemu dengan Lukas. Ketika Ia pergi meninggalkan Lukas, Ia tidak bermaksud untuk tak memberi kabar kepada Lukas. Di karena kan Ia tidak ingin membuat kekasihnya itu sedih. Sampai akhirnya Ia kembali kejakarta untuk menemui Lukas. Ana tidak tahu bahwa dia sedang berbicara dengan siapa, ia sedang berbicara dengan kekasih Lukas namun Ia  belum mengetahuinya bahwa Veronica adalah kekasih Lukas.

Akhirnya ketakutan Veronica pun terjadi, Ana kembali untuk menjemput Lukas, lalu bagaimana dengan dirinya? Ia hanya diam ketika Ana berbincang dan berucap. Ia hanya memikirkan bagaimana dengan dirinya dan hatinya.

***

“Tunggu”

“Ini kisah mu?”

“…”

“Jangan lepaskan dia”

“Maaf, aku telah melepaskannya”


“Bodoh!!”