Rabu, 19 Agustus 2015

Kenangan

Entah sejak kapan aku mulai menyukai  tempat-tempat seperti ini, berbaur dengan minuman hitam pekat yang ku yakini separuh lebih dari seorang laki-laki juga sangat menyukainya. Aroma khas yang di keluarkan oleh suguhan minuman di hadapan ku ini sangat di sayangkan kan jika hanya untuk di diamkan saja bahkan untuk menatapnya saja mampu membuat ku jatuh cinta kepadanya. Ah! Gila. Jatuh cinta dengan kopi? Tidak masuk akal.

Yah ku akui bukan hanya suguhannya yang membuat ku betah berlama-lama di tempat ini. Jamuaannya yang sangat menarik dan indah juga membuat ku nyaman akan tempat ini. Suasana, dekorasi, bahkan lagu nya! Yah lagu-lagu yang mengalun di tempat ini sangat lah pas menurut ku, entah aku yang terlalu baper(bawa perasaan) atau memang pemilihan lagunya sangat lah tepat dan menarik, entahlah yang terpenting aku menyukai tempat ini! Dan menulisnya dalam agenda tempat fav ku.

Secangkir kopi dan se potong roti menemani ku di senja sore ini. Tiba-tiba saja lagu itu mulai memenuhi suasana di tempat ini. Alunan musik yang indah ini sangat menyusuk ke ingatan ku. petikan suara gitar pun mulai beredar memberitahukan ke semua pelanggan untuk sekedar menerka-nerka nada lagu apa kah yang saat ini sedang di putar. Aku diam, sesekali mengerut kan kening ku mencoba menebak lagu siapa ini. Tak lama suara khas Ariel pun terdengar pas ketepatan ketika aku menyebutkan judul lagu itu. "Semua tentang kita"

Ada sedikit besitan yang tiba-tiba saja muncul tepat di dekat hati ku. Jantung ku rasanya sakit, paru-paru ku tiba-tiba saja berhenti berfungsi dan udara? Entah kemana aku tak dapat mencapainya.

'Lagu itu, kenangan itu, mereka, teman, musuh, sahabat, Guryu, SMA. ya Tuhan aku merindukan mereka'- gumam ku dengan mata terpejam mencoba mencari mereka semua dalam ingatan memory ku, aku percaya mereka tak pergi, tak juga berpindah tempat, karna aku, telah menempatkan mereka di satu tempat yang tak akan pernah bisa di ganggu gugat oleh siapa pun. Mereka keluarga ku.

Lagu itu terus mengalun indah tanpa memberikan ku sedikit wktu untuk menikmati suguhan yang begitu nikmat di hadapan ku. Sejenak aku melupakannya. Aku mencoba merogoh tas ku untuk mengambil gadjet ku, memberitahukan kepada siapapun bahwa aku merindu kan mereka. Aku ralat maksud ku membuka sebuah grup dan menulis kan kalimat " Aku kangen Kalian gaes" dan men sent nya namun tiba-tiba tangan ku menyentuh sebuah buku berukuran entahlah aku tak begitu tahu namun buku itu menyimpan kenangan teman-teman ku. memberikan suguhan gambabaran yang mungkin akan membuat ku mengingat akan sesuatu hal bahkan bukan hanya (satu) melainkan lebih.

Aku mengurung kan niat ku untuk mengambil gadjet ku, karna aku lebih tertarik dengan membuka buku itu. Dengan nuansa lagu peterpan yang masih mengalun indah di penjuru caffe ini.

aku pun membukanya. "Lihat foto guru-guru itu" aku memperhatikan foto mereka satu persatu betapa banyak kenangan yang di lukiskan oleh mereka. Yang paling atas pak Roni. ia guru agama islam. Kalian ingat kenangan dengan beliau? Memang banyak, tapi yang paling di ingat ketika praktek agama, hahhaa ingat kah kalian? Begitu sangat mendebarkan menghafal banyak ayat yang ku yakini sebenernya kita afal hanya saja gugup seketika.

Di sebrangnya ada bu Castini. Ia guru fisika. Hahaha begitu banyak pula kenangan dengan guru yang satu ini memang sedikit bawel namun percaya lah dia hanya ingin melihat kita sukses nantinya. Kenangan? Ingat tidak waktu kita di usir dari kelas? Waw itu hari pertama anniv kita bukan? Ckckck hahaha. Suara khasnya? Sudah di hafal oleh semua siswa, oh yah ketika hari kereta api bucass sempat tertinggal loh. Ada kenangan juga Ketika ia menjelaskan kekita, kita mengerti namun ketika disuruh mengerjakannya? Kalian ingat kah? Kita seketika berbaur kemeja-meja teman yang lain hahahaha. Oh yah setiap hari jum'at? Harus di hebohkan dengan tugas yang harus kelar alhasil ngedeprok di satu tempat dengan di kejar-kejar jam pulang

Miss lilis, guru bahasa inggris. Postur tubuhnya membuat guru yang satu ini imut, dia guru yang baik tapi kalau sudah marah lihat lah tatapan matanya walaupun memakai kaca mata tapi tetap saja tatapan matanya itu tajam apa lagi kalau sudah menyuruh membaca text dengan tiba-tiba.

Pak Syarif, KWU. wah ini sih aku ingatnya ketika aku membelikan kaos untuk praktek. Hahaha oh iya ada lagi ketika kita membuat tempat pensil juga kan yah dari gagang icekrim. Kita duduk berbaur gitu gaes.

Miss ratih, wah Ia juga guru bahasa inggris yang di sukai banyak murid mungkin karna masih muda jadi banyak yang menyukainya. Kenangan? Hahaha kenangannya ketika kita saling menggalau bersama bercerita layaknya teman. Miss u :)

Kita lanjut ke pa step yah. Wah guru yang satu ini mah lumayan banyak juga kenangannya apa lagi kenangan yang suka ninggi-ninggi in suara tiba-tiba wkwkwkwkw itu sumpah bikin kaget seketika langsung menatap ke arahnya. Jadi ingat foto yang di jadiin dp sama si... jangan sebut nama nanti kena teror hhahaha.

Bu masdinar. Heehehehe guru ini terlalu banyak kenangannya tapi yang paling di ingat ketika menyanyikan salah satu soundtrack nya GGS hhahaha. "Bu, ibu sangat lucu dan menarik ;D" tetap menjadi diri ibu yah, horass!

Bu suratmi, wali kelas kita di kelas akhir ({}) yang selalu memberikan semangat buat kita semua. Khas nya bu suratmi ingat ngga kalian pas ketika ia bicara "kalian cape? Sama. Ibu juga cape.." dulu bu suratmi sering bicara kaya gitu pas kita mulai berisik di kelas trus kenangannya ketika kita menengok bayinya ah sudahlah yang itu tak perlu di bahas.

Aku menghelakan nafas ku sejenak mencoba mengingat kembali kenangan semua itu. Kenangan guru-guru kami.
Lagu itu masih mengalun indah. Entah kenapa atau memang perasaan ku saja lagu ini tak habis-habis masih mengalun dengan indahnya.

Bu Retno, biologi. Ia juga pernah menjadi wali kelas kita waktu kelas 11. Kenangan dengannya terlalu banyak. Kalo kalimat yang sering di ucapkan itu "coba lah kalian..." selalu ada kata cobanya sambil berdiri di depan kelas tak lupa senyumnya di pancarkan olehnya hehehehe. Kalo marah Yang sering di sebut namanya sih pasti " Novan.. Aji.. kalian itu.." hahaha pasti tuh nama mereka. Oh yah terlalu banyak kenangan sehingga ngga bisa di sebutin satu-satu. ketika praktek juga sama begitu banyak kenangan. Oh yah ingat ngga foto-foto kita yang dengan bu Retno ketika kelas 11 pas bu retno eksis gitu tangannya ketika foto bersama anak cowonya. Hahaha. Kami merindukan mu bu :)

Bu sumarnah. Sejarah. Bu, jujur saya tak begitu mengerti dengan sejarah tapi berkat pelajaran ibu saya menemukan seseorang yang... ennngg...(signalIlang). Guru yang satu ini demen banget dengan diskusi kelompok yang nantinya berujung maju kedepan (persentasi). Kenangan? Banyak. Kalimat yg sering di ucap? Ketika ditanya dan ada yang jawab. "Nah, iya nak jadi..." hahaha kurang lebih seperti itu. Oh yah ingat ngga wktu kita kelas 11 ke monas dan museum gajah yang di berikan tugas olehnya? Karna beliau kita menambah kenangan kembali saat waktu itu :)

Pa Taufik. Penjas, olahraga. Hahaha guru ini sangat humble. Kenangan? Ketika di suruh keliling tamer, inget ngga? Disitu mulai dah banyak yang jajan sama potong jalan pokoknya kalo di depan nya intinya lari. Kalimat? "Bapak mah cuman..." nah kurang lebih seperti itu. Titik-titiknya? Isi sendiri ya gaes.

Bu sitorus, guru piket. Waw dia ada lah guru yang ngga pernah absent di setiap kelas. Ikat pinggang, dasi, dan kaos kaki ngga boleh absent deh pokoknya. Oh yah nih yah kalo dia udah masuk kekelas, anak yang ngga make kaos kaki WK sibuk mencari teman untuk di pinjamkan sebelahnya hahaha. Wahai ibu sitorus ketahuilah jika anak itu hanya mengangkat kaki sebelahnya coba lah tengok kaki sebelahnya juga siapa tau mereka "anak yang tertukar" hahahaha 😂

Pak Tri, Matematika.  Hahahaha kenangannya terlalu banyak. Guru yang satu ini tak pernah ambil pusing dengan anak yang tak mau memperhatikanya. Saksinya adalah ceplakan di tembok itu(?) Aji, are u remmember? Hahahha.

Pak Eko, Tik. Prapti? Viggi? Karom? Astaga. Hentikan semua itu. Mereka cabe-cabean yang kurang pengalaman hahaha maksudnya kurang kerjaan. Guru yang satu ini juga sangat humble sama anak-anak. Kalimat? Mungkin cuma "hahahaha.." ketawanya saja yang aku inget darinya 😄. Gurunya asik separuh teman-temannya adalah dari teman ku(?) Yah pokoknya seperti itu lah.

Bu endang, Bp. Guru ini selalu membahas soal kelulusan dan kelanjutan sekolah setelah ini. Karakter? Ucapan nya yang cadel membuat kita hafal dengan nada suaranya.

Pak Yanto. Senbud. Walaupun kami hanya bertemu di kelas 3 namun dia sudah memberikan kenangan kepada kita semua... horeee. *nari-nari bawa payung* inget praktek gambar? Hahahha beda jauh dari apa yang kita gambar dari rumah. Kalimat? " jadi bapak cuma mau...." kurang lebih seperti itu.

Huufft mereka guru-guru yang hampir tiga tahun membantu ku di sekolah ini. Aku tersenyum ketika melihat gambaran mereka yang tercetak indah di book ini.

Teringat di saat kita tertawa bercanda ceritakan semua tentang kita.. ada cerita tentang aku dan dia dan kita bersama saat dulu kala... Ada cerita tentang masa yang indah saat kita berduka saat kita tertawa....

Dan saat itu juga lagu itu berhenti dengan di akhiri nada-nada lantunan petikan gitar yang indah. Kami merindukan kalian :) ({[)