Tuhan tolonglah sampaikan sejuta sayang ku untuknya ku trus berjanji takan khianati pintanya..
Ayah dengarlah bertapa sesungguhnya ku mencintai mu kan ku buktikan ku mampu penuhi mau mu...
Senandung lagu dari gitaguta feat ada band ini membuat ku teringat akan ayah tersayang. Aku sangat dekat dengannya dia adalah malaikat di dalam hidup ku, dia adalah contoh dan seorang ayah yang sangat ku kagumi sosoknya. Tak kenal lelah, baginya mencari nafkah adalah tugasnya. Seberat apapun itu pekerjaannya, tak mengenal waktu, maupun panasnya terikmatahari. Berangkat senja hingga pulang larut malam hanya untuk menghidupi keluarga kecilnya. Ya Allah maafkan ayah hamba karna ia kadang meninggalkan perintahmu hanya untuk mencari uang untuk membiayai sekolah hamba, ampunilah dia.
Aku sangaaaaaatttt sekali menyayanginya karna aku lebih dekat dengan ayah ku, berbeda dengan kaka ku dia lebih dekat dengan ibu. Setiap aku berangkat sekolah ayah selalu mengantarku dan terkadang jika memang ada waktu ia selalu menjemput ku.
Jika besar nanti aku mau mencari pasangan hidup seperti ayah, yang sangat menyayangi keluarganya, bertanggung jawab dan bisa menjadi contoh untuk anak-anaknya.
Hari ini tepat 100 hari ayah meninggalkan ku, kaka dan ibu. Tepat nanti malam kejadian itu terjadi saat ayah mengalami kecelakaan di jalan. Hhhfffftttt..... Begitu sesak rasanya bila mengingat kejadian itu, aku juga tak percaya bila aku bisa menjalani ini semua sampai hari ini. Rasanya begitu cepat ayah pergi meninggalkan kami, aku baru SMA bentar lagi aku lulus tapi ayah malah meninggalkan ku, kaka juga sedang hamil, yah... Apa ayah gak mau ilat aku lulus, apa ayah gak mau liat kaka lahiran, apa ayah gak mau liat cucu pertama ayah. Kenapa ayah meninggalkan aku... Aku sangat kehilangan ayah..
"Ayah jahat..."
"Ayah gak sayang sama aku"
"Ayah kenapa ninggalin aku.."
"Ayah, aku mohon bangun yah.. Bangun.."
"Aku mohon yah... Pleasee bangun.. Aku mohon..."
"Gimana aku gak mau nangis, aku gak punya ayah lagi..."
"Yah...."
"Ayah.... Aku mohon...."
Seperti itu, kalimat demi kalimat aku tuturkan, sekuat apapun aku memohon agar ayah bangun sekuat itu juga ayah taakan pernah bangun. Sekarang gaada lagi yang anter sekolah aku, gaada lagi yang bercanda sama aku, gaada lagi yang bawa baso saat ia pulang. Dan yang terpenting gaada lagi sosok ayah di sini, di rumah ini...
Masih jelas di memori ku yah, semuanya... Semuanya yang pernah kita kerjakan bersama-sama aku merindukan mu yah, aku merindukan sosok dirimu di rumah ini. Ayah... Aku merindukan mu...
Tuhan aku titip salam untuknya, jaga dia, taruh dia di tempat yang terindah. Bilang padanya aku, kaka dan ibu baik-baik saja. Aku akan menjaga ibu dan tolong beritahu kepadanya aku akan berjanji untuk menepati pintanya :) aku akan banggain ayah disana aku percaya ayah selalu menjaga ku di tempat istimewahnya.
Teringat masa kecilku kau peluk dan kau manja indahnya saat itu buat ku melambung disisi mu terngiang hangat nafas serta harum tubuhmu kau tuturkan segala mimpi-mimpi serta harapan mu
Kau ingin ku menjadi yang terbaik bagi mu patuhi perintah mu jauhkan godaan yang mungkin ku lakukan dalam waktu ku beranjak dewasa jangan sampai membuat mu terbelengguh jatuh dan terinjak
Tuhan tolonglah sampaikan sejuta sayang ku untuknya ku trus berjanji takan khianati pintanya ayah dengarlah betapa sesungguhnya ku mencintai mu kan ku buktikan ku mampu penuhi mau mu
Andaikan detik itu kan bergulir kembali ku rindukan suasana basuh jiwa ku membahagiakan aku yang haus akan kasih dan sayang mu tuk wujudkan segala sesuatu yang pernah terlewati
Tuhan tologlah sampaikan sejuta sayang ku untuknya ku trus berjanji takan khianati pintanya ayah dengarlah betapa sesungguhnya ku mencintaimu kan ku buktikan ku mampu penuhi mau mu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar