Menyukai orang yang
salah itu memang sakit, namun apa boleh buat jika hati ini sudah memilih. Siapa
yang harus di salahkan, hati ini atau aku yang terlalu bodoh untuk melepas hati
ini dan mengejar untuk mendapatkan hatinya. Aku tau aku salah, gak seharusnya
aku menyukai dia, gak ada yang boleh mengubah hubungan aku dengannya. Sekalipun
itu cinta. Lagipula mungkin hanya aku yang menyukainya, hanya aku yang
memberikan hati ku kepadanya tanpa balasan hatinya, mungkin hanya aku yang
merasakan perasaan ini. Bisakah aku mendapatkannya.
Kau tau, kau bagaikan
langit yang sulit untuk ku gapai, mungkin bukan hanya sulit lebih dari kata
sulit bahkan taakan pernah bisa untuk ku pegang, kau hanya bisa ku lihat dan
hanya bisa ku lihat. Memiliki? Sepertinya itu imposibble, bagaikan aku
menggapai awan, taakan pernah mungkin. Sampai kapan aku harus menantimu?
Menanti sebuah jawaban yang tak pasti, masihkah ada kesempatan untuk ku, adakah
sedikit rasa untuk ku di hatimu, adakah secarik cinta untuk ku, adakah aku di
hatimu, bisa kah statusku lebih dari ITU di hati mu. Kau tau betapa sakitnya
perasaan ku saat kau hanya menyebutkan nama dia, matamu seakan bersinar, senyum
kebahagiaan itu pun terpancar dari wajahmu, aku menyukai mu bukan bagaikan aku
menyukai RAINBOW yang memiliki banyak warna yang karna di sukai karna warnanya
tersebut dan munngkin karna banyak alasan warna yang terdapat di rainbow
tersebut, tapi aku menyukai mu karna satu kata CINTA hanya itu yang membuat ku
bertahan sampai saat ini, mempertahankan perasaan yang tak seharusnya tumbuh
diantara kita. Dan hanya lewat jembatan persahabatan ini lah kita bisa seperti
saaat ini, pertemanan yang sudah kita jalani sampai saat ini, taakan
aku kecewakan hanya karna perasaan ini. Kau dan aku mungkin selamannya akan
bisa mennjadi teman tak bisa menjadi lebih dan tak akan pernah bisa.
surat ini ku kirim kepada mu seseorang yang mungkin terlalu istimewah di hidup ku. kau, entah sejak kapan aku mulai menyukai mu, teman sekaligus sahabat ku. tapi sampai hari ini aku mulai menikmatinya, menikmati sebagai sabahat mu. dengan hanya status ini aku sudah menjadi seseorang yang beruntung karna aku bisa dekat dengan mu, kau tau apa permintaan ku saat ini? bukan, aku bukan meminta agar aku bisa menjadi kekasih mu tapi aku meminta agar kita selalu bersama sampai entahlah aku pun tak tau sampai kapan aku sanggup menerima status ini.
salam
tiyas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar